Artikel kepengasuhan DEA #10. Berani Mengakui Kesalahan. Sebagai guru/pengasuh, tidak selamanya dalam posisi yang benar. Adakalanya kita melakukan kesalahan atau salah dalam memutuskan. Mengakui kesalahan di hadapan santri/murid tidak akan menurunkan wibawa seorang guru. Ada sebuah video pendek mengisahkan tentang seorang murid yang...
Artikel kepengasuhan DEA #9. Memilih Pesantren Untuk Anak. Setiap masa pendaftaran santri baru, ada saja kawan yang bertanya kepada saya, pesantren/sekolah mana sebaiknya anak mereka melanjutkan belajar. Harapannya beraneka ragam. Ada yang ingin ke sekolah yang fokus tahfizh. Ada yang ingin...
Artikel kepengasuhan DEA #8. Hidup Di Bawah Naungan Bel. Judul di atas mungkin tidak asing di kalangan teman-teman yang pernah menjadi santri. Jaros, atau bisa kita sebut bel. Ada bel bangun tidur,jam makan, berangkat sekolah, bahkan bel 3 tahap menuju adzan...
Artikel kepengasuhan DEA #7. Pelanggaran Berawal Dari Tidak Hadirnya Guru. Pada sesi diskusi training DEA akademi, kami sering mendapatkan pertanyaan tentang pelanggaran santri di pondok pesantren atau ma’had. Ada kasus perkelahian antara kakak kelas dan adik kelas. Ditemukan santri merokok pada...
Artikel kepengasuhan DEA #6. Bukan guru tidak mau bekerja tapi ia tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Quote tersebut menggambarkan keadaan guru baru yang diterjunkan untuk mengasuh santri. Setiap tahun ajaran baru, pesantren menambah tenaga guru baru. Guru wiyata bhakti yang...
Artikel kepengasuhan DEA #5. Guru Disiplin VS Guru Kejam. Pendidik yang memerintahkan murid untuk disiplin dan dia bertindak disiplin maka itulah pendidik teladan. Sedangkan pendidik yang menyuruh murid disiplin namun dirinya sendiri tidak disiplin maka itulah pendidik yang kejam. Dalam sebuah sesi...
Artikel kepengasuhan DEA #4. Mendidik Seperti Menerbangkan Layang-Layang. Tarik kencang agar terbang tinggi. Ulur benang agar tidak putus. Kita, baik sebagai guru atau sebagai orangtua, yang memiliki tugas mendidik generasi-generasi yang akan datang ibarat menerbangkan layang-layang. Artinya jika kita terus tarik ketat,...
Artikel kepengasuhan DEA #3. Bangga Menjadi Pengasuh. Sebagai seorang pengasuh, kita seharusnya termotivasi dengan menggantungkan harapan untuk mendapatkan kabar gembira yang dijanjikan Allah melalui Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sebagai berikut: 1. Mendapat do’a baik dari santri Pengasuh yang mampu menjadi orang tua...
Artikel kepengasuhan DEA #2. Orang Sukses. Sekitar dua bulan lalu, saya menyempatkan diri untuk say hello pada seorang sahabat lama via telepon. Setelah ngobrol panjang kali lebar, ia bertanya, “orang sukses itu yang gimana ya?” Saya terdiam seraya menebak ke arah...
Artikel kepengasuhan DEA #1. Mengatur dan Mengasuh. Ada sebuah pertanyaan “Bagaimana mengasuh santri yang sudah duduk di kelas senior seperti niha’i (kelas akhir) dan mudabbir (organisasi santri pondok semacam OSIS) agar tetap taat dengan aturan pesantren?” Untuk menjawab pertanyaan di atas,...

STAY CONNECTED WITH US

549FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU