Artikel kepengasuhan DEA #22. Pesantren bersih tanpa cleaning service, mungkinkah? Sore itu kami kedatangan tamu rombongan guru-guru sebuah pesantren dari Jawa Tengah. Mereka sengaja datang ke Jawa Barat untuk melihat langsung pesantren yang kami kelola waktu itu. Setelah beberapa saat beramah tamah,...
Artikel kepengasuhan DEA #20. Bangun Gedung Lebih Murah dari pada Bangun Manusia Beberapa tahun belakangan, pondok pesantren tumbuh menjamur. Alasan mendirikan pesantren pun beragam. Seorang sahabat nekat buka pesantren setingkat SMP karena beberapa anak temannya sudah pada lulus SD. Sahabat yang lain...
Artikel kepengasuhan DEA #19. Biarlah anak melakukan atas dasar kesadaran. Perbincangan siang itu lumayan seru. Sebab, pokok bahasan utamanya lagi-lagi tentang kepengasuhan. Seorang bapak bercerita tentang keadaan anaknya yang sudah beberapa bulan di pesantren. Dia mengatakan, “Kemarin anak saya pulang, saat masuk...
Artikel Kepengasuhan DEA #18. Gini aja sudah nolak santri kok. Perjalanan Dormitory Educator Academy (DEA) dalam program training, mentoring, dan beberapa kunjungan ke pesantren menambah khazanah kami dalam menyelami dunia kepengasuhan. Owner atau direktur pesantren menerapkan tolok ukur yang beraneka ragam...
Artikel kepengasuhan DEA #17. Jangankan bika ambon, seribu sak semenpun tidak akan mengubah kedisiplinan kami. Sebab, kedisiplinan tak sepantasnya berubah. Pada materi ‘disiplin’ di training Dormitory Educator Academy (DEA), kami biasa bercerita tentang kisah-kisah nyata di beberapa pesantren yang pernah...
Artikel kepengasuhan DEA #16. Jangan kejar kupu-kupu, tanamlah bunga maka kupu-kupu akan datang. Beberapa pekan yang lalu, kami menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan salah satu sahabat DEA Angkatan 1 yang mengasuh sebuah pesantren dekat Samudra Hindia. Setelah bertanya kabar, saya meminta...
Artikel kepengasuhan DEA #15. Santri Susah Dibangunkan, Kenapa? Training kepengasuhan Dormitory Educator Academy (DEA) sudah meluluskan 9 angkatan. Dalam sesi problem solving, persoalan tentang santri yang susah dibangunkan hampir selalu jadi pertanyaan peserta. Seolah setiap pesantren memiliki masalah dalam membangunkan santri. Padahal,...
Artikel kepengasuhan DEA #14. Kalau Belum Gatal Belum Disebut Santri. Benarkah demikian? Dalam sesi training Dormitory Educator Academy (DEA), saya sering bercerita tentang istilah ‘pondok’ atau ‘pondok pesantren’ dalam berkomunikasi. Pengalaman saya bersafar, jika berjumpa orang di pesawat, kereta, atau bus sudah...
Artikel kepengasuhan DEA #13. Gampang Manual atau Matic? Beberapa bulan lalu, kami berkunjung ke salah satu pesantren di Jawa Tengah. Seperti biasa, kita berdiskusi seputar kepengasuhan santri dengan para guru (asatidzah). Tiba-tiba sang mudir (pimpinan pesantren) bertanya, “Ustadz. Salah satu guru...
Artikel kepengasuhan DEA #11. Bullying, Mengapa Bisa Terjadi? Bullying atau dalam bahasa Indonesia disebut perundungan, penindasan, pengucilan selalu menjadi pembahasan dalam 10-15 tahun terakhir. Sebelum itu, kata bully belum populer walaupun secara praktik sudah ada. Orang tua yang hendak mendaftarkankan anaknya ke...

STAY CONNECTED WITH US

549FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU