Explore Articles

Berani Mengakui Kesalahan

Artikel kepengasuhan DEA #10. Berani Mengakui Kesalahan. Sebagai guru/pengasuh, tidak selamanya dalam posisi yang benar. Adakalanya kita melakukan kesalahan atau salah dalam memutuskan. Mengakui kesalahan di hadapan santri/murid tidak akan menurunkan wibawa seorang guru. Ada sebuah video pendek mengisahkan tentang seorang murid yang biasa datang terlambat. Jam sudah menunjukan 7.15 saat murid itu masuk kelas, […]

Hidup Di Bawah Naungan Bel

Artikel kepengasuhan DEA #8. Hidup Di Bawah Naungan Bel. Judul di atas mungkin tidak asing di kalangan teman-teman yang pernah menjadi santri. Jaros, atau bisa kita sebut bel. Ada bel bangun tidur,jam makan, berangkat sekolah, bahkan bel 3 tahap menuju adzan untuk shalat lima waktu. Dalam sehari kita sekurang-kurangnya ada 20 kali bel berbunyi. Fungsi […]

Pelanggaran Berawal Dari Tidak Hadirnya Guru

Artikel kepengasuhan DEA #7. Pelanggaran Berawal Dari Tidak Hadirnya Guru. Pada sesi diskusi training DEA akademi, kami sering mendapatkan pertanyaan tentang pelanggaran santri di pondok pesantren atau ma’had. Ada kasus perkelahian antara kakak kelas dan adik kelas. Ditemukan santri merokok pada aktifitas out door (sepak bola di lapangan kampung). Ada laporan santri membuang makanan di […]

Bukan Karena Guru Tak Mau

Artikel kepengasuhan DEA #6. Bukan guru tidak mau bekerja tapi ia tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Quote tersebut menggambarkan keadaan guru baru yang diterjunkan untuk mengasuh santri. Setiap tahun ajaran baru, pesantren menambah tenaga guru baru. Guru wiyata bhakti yang selesai bertugas satu tahun digantikan dengan yang baru lulus untuk setahun berikutnya. Guru wiyata […]

Guru Disiplin VS Guru Kejam

Artikel kepengasuhan DEA #5. Guru Disiplin VS Guru Kejam. Pendidik yang memerintahkan murid untuk disiplin dan dia bertindak disiplin maka itulah pendidik teladan. Sedangkan pendidik yang menyuruh murid disiplin namun dirinya sendiri tidak disiplin maka itulah pendidik yang kejam. Dalam sebuah sesi training DEA ada seorang peserta yang bertanya, “Bagaimana menjalankan program bahasa (Arab dan […]

Mendidik Seperti Menerbangkan Layang-Layang

Artikel kepengasuhan DEA #4. Mendidik Seperti Menerbangkan Layang-Layang. Tarik kencang agar terbang tinggi. Ulur benang agar tidak putus. Kita, baik sebagai guru atau sebagai orangtua, yang memiliki tugas mendidik generasi-generasi yang akan datang ibarat menerbangkan layang-layang. Artinya jika kita terus tarik ketat, maka layang-layang itu akan putus. Namun untuk membentuk kedisiplinan, kita perlu menarik layang-layang […]

Slow Learner Pun Bisa Pinter, Asal Guru Bener

Slow Learner Pun Bisa Pinter, Asal Guru Bener Sangat mengesankan pada apa yang ditulis oleh Imam Baihaqi dalam kitab Manaqib Imam Syafii Bagaimana cara Imam Syafii, sebagai guru mengajar salah satu muridnya yang sangat lamban dalam memahami pelajaran. Sang Murid itu adalah Ar Rabi’ bin Sulaiman, murid paling slow learner. Berkali-kali diterangkan oleh sang guru […]

Bangga Menjadi Pengasuh

Artikel kepengasuhan DEA #3. Bangga Menjadi Pengasuh. Sebagai seorang pengasuh, kita seharusnya termotivasi dengan menggantungkan harapan untuk mendapatkan kabar gembira yang dijanjikan Allah melalui Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sebagai berikut: 1. Mendapat do’a baik dari santri Pengasuh yang mampu menjadi orang tua bagi santri. Pengasuh yang hadir saat mereka susah, sedih, terpojok, atau saat […]

Orang Sukses

Artikel kepengasuhan DEA #2. Orang Sukses. Sekitar dua bulan lalu, saya menyempatkan diri untuk say hello pada seorang sahabat lama via telepon. Setelah ngobrol panjang kali lebar, ia bertanya, “orang sukses itu yang gimana ya?” Saya terdiam seraya menebak ke arah mana jenis pertanyaan itu. Belum sempat saya respon, ia menjawab pertanyaannya sendiri. Dengan nada […]

Mengatur dan Mengasuh

Artikel kepengasuhan DEA #1. Mengatur dan Mengasuh. Ada sebuah pertanyaan “Bagaimana mengasuh santri yang sudah duduk di kelas senior seperti niha’i (kelas akhir) dan mudabbir (organisasi santri pondok semacam OSIS) agar tetap taat dengan aturan pesantren?” Untuk menjawab pertanyaan di atas, kita perlu menjabarkan kata MENGATUR dan MENGASUH. Pertanyaan diatas mengarah kepada kata MENGATUR. Inti […]

Kafa Institute Adalah mitra terpercaya dalam membangun SDM yang berkualitas dengan nilai-nilai Islami, profesional, dan berdaya guna baik secara pribadi maupun organisasi

Chat WhatsApp
Chat