Anngota Tim Bekerja Tidak Maksimal, Apa Yang Harus Dilakukan??

127. Bagaimana menyikapi kerja tim yang kadang berbeda dan berfikiran hanya kita yang bekerja mereka tidak?

Jawaban:

Pertama, setiap tim harus punya ketua. Tidak ada istilah “sudah, kita kerjakan sama-sama saja”.

Dalam tim harus ada leader yang jelas.

Tugas leader adalah membagi pekerjaan: siapa mengerjakan ini, siapa mengerjakan itu. Setelah jelas tugasnya, maka setiap orang fokus pada tugasnya. Misalnya, tugas saya membersihkan kantor, maka saya harus melakukannya atau tugas saya menjemput guru, maka itu yang saya kerjakan. Masalah biasanya muncul ketika pembagian tugas tidak jelas, sehingga ada yang merasa bekerja lebih banyak sementara yang lain tidak.

Sering ada ungkapan, “ayo kita kerjakan bersama-sama”. Padahal ini justru awal kebingungan, karena tidak ada pembagian kerja yang tegas. Akhirnya ada yang memanfaatkan situasi untuk tidak bekerja. Maka setiap orang harus punya job description, dan tim harus punya ketua.

Dengan tugas yang jelas, kontrol juga jadi mudah, yang menilai pekerjaan baik atau tidak bukan teman tapi ketua tim.

Kadang memang kita merasa tidak nyaman ketika bekerja sementara ada teman yang tidak bekerja. Maka masukkan saja dalam prinsip: “amalku akan dihisab sesuai apa yang aku kerjakan, gajiku akan kubawa sesuai dengan kerjaku.” Jangan terlalu pusing dengan orang lain.

Dalam hal saling mengingatkan, iya boleh. Tapi jangan memaksa menggerakkan teman. Kalau kita tanya, “Bagaimana tugas antum?” bisa saja dia menjawab, “Lah, kamu siapa nanya-nanya tugasku?” Inilah kondisi modern, orang tidak suka diatur oleh sesama.

Maka solusi terbaik, sampaikan kepada pimpinan. Katakan: “Di tempat kerja ini ada fulan yang begini, mohon arahan, sebab kalau ada yang tidak bekerja sementara kami bekerja, semangat kami jadi turun.” Dengan begitu, masalah bisa ditangani tanpa harus memicu gesekan antar teman.

munkin begitu

Baarakallahufiikum

You might also like

Kafa Institute Adalah mitra terpercaya dalam membangun SDM yang berkualitas dengan nilai-nilai Islami, profesional, dan berdaya guna baik secara pribadi maupun organisasi

Chat WhatsApp
Chat