Masalah Besar di Pesantren: Santri Tidak Betah atau Pola Asuh yang Salah?

163. Bagaimana cara mengatasi santri yang sering izin pulang dan orang tuanya pun selalu mendukung padahal hal itu mengganggu kegiatan santri sehingga pencapaian tidak maksimal?

Jawaban:

Sebab anak yang sering pulang berawal dari ketidak tertarikan dia dengan kegiatan yang ada di pondok, sebelum saya menjawab cara untuk mengatasi kasus seperti itu, saya katakana di pesantren harus ada beberapa hal yang harus ada dan harus dilakukan, diantaranya adalah:

Pertama, banyak kegiatan dan berfariasi

Artinya tidak ada waktu kosong, tidak ada waktu luang dan tidak setiap waktu dibuat kegiatan yang sama tapi harus berfariasi.

Kedua temani aktifitas tersebut.

Ketika ada aktifitas santri temani mereka, bimbing mereka, karna dengan hadirnya kita bersama akan membuat suasana lebih cerah dan lebih hidup. Mereka akan merasa senang bila ada kegiatan kemudian ditemani guru mereka, mereka akan senang bila ada canda tawa dalam kegiatan, ada keakraban dalam aktifitas, dan hal itu  lah yang membuat mereka menjadi senang dan Bahagia di pondok.

Perlu kita ketahui penyebab kenapa mereka ingin pulang? Bisa jadi penyebabnya adalah kegiatan di tempat itu tidak mengasyikan atau tidak menarik maka muncullah keinginan untuk pulang karna bisa jadi di rumah lebih menarik keimbang di pondok. Di pondok-pondok yang di kelola dengan baik di kelola dengan kegiatan yang padat, berfarisai, ditemani aktifitas mereka maka anak akan lebih mudah melupakan rumahnya dikarnakan adanya kegiatan, mereka akan asyik, mereka akan menikmati kegiatan itu bahkan dalam sebuah hadits penyebab rusak itu sehat dan kosong.

Sehat dan kosong bisa membuat rusak, membuat mereka ingin pulang dan sebagainya. Jadi sebelum menjawab bagaimana mereka tidak pulang maka yang perlu dilakukan adalah buat kegiatan yang padat dan berfariasi kemudian temani kegiatan tersebut.

Ketiga, ajak mereka berfikir mengapa melakukan kegiatan tersebut

Maksud dari kalimat ini adalah santri jangan dijadikan korban dari keinginan kita misalnya  “anak-anak belajar bahasa inggris maka mereka harus tahu kenapa dia harus belajar bahasa inggris, bukan atas perintah kita tapi karna kemauan dari mereka sendiri setelah mereka kita ajak berfikir.

Kalau santri ingin pulang sekali dalam sekian lama itu hal yang normal artinya sudah sekian lama dia di pesantren dan dia ingin pulang itu hal yang tapi lama di rumah dia nantinya juga akan rindu dengan pondok dan ini normal. Nah kalau yang normal ini muncul tinggal di salurkan kapan dia harus pulang, kenapa dia harus pulang dan sebagainya.

Dilihat dari pertanyaan tadi bahwa orang tuang mendukun perizinan anaknya berarti ada sesuatu. Dibayak pondok ketika anak pertamanya masuk pesantren biasanya terjadi kerinduan bukan murid ke orang tua tapi orang tua rindu dengan murid maka hal ini perlu diedukasi kepada orang tua. Dalam proses pendidikan  ketika ada satu atau dua orang keluar meminta izin untuk beberapa hari hal itu bisa mengganggu proses belajar dan mengajar dan hal itu perlu disampaikan kepala keluarga.

Ketika orang tua datang ingin meminta izin agar menjemput anaknya, kita selaku pengasuh di pesantren perlu menanyakan ulang, apa penyebab dia ingin pulang dan sebagainya. Jadi ini dari jawaban ini adalah buat kegiatan yang padat dan berfariasi kemudian temani kegiatan tersebut dan ajak mereka berfikir kenapa harus melakan hal ini dan hal itu, saya rasa cukup jawaban ini, baarakallahufiikum

You might also like

Kafa Institute Adalah mitra terpercaya dalam membangun SDM yang berkualitas dengan nilai-nilai Islami, profesional, dan berdaya guna baik secara pribadi maupun organisasi

Chat WhatsApp
Chat