Anak yang suka berbohong berawal dari dia tidak percaya dengan orang lain, maka dia berbohong. Maksud dari kalimat ini adalah misalnya begini ‘dia berbuat salah kemudian orang yang ada disekelilingnya tidak percaya kepada dia ketika dia mengakui kesalahnya maksudnya orang akan memarahinya bila dia terus terang, orang akan menyalahkannya ketika dia mengaku, maka dia tidak percaya kepada gurunya atau siapapun maka setelah itu dia mulai berbohong. Tapi seandainya bila dia mengaku, jujur akan perbuatannya kemudia kita percaya dan memaafkannya maka dia akan percaya dengan kita karna kejujuran yang ia lakukan dia dimaafkan.
Kenapa dia berbohong kepada keamanan karna bisa jadi ada kasus-kasus yang terjadi kemudian ada orang yang mengakui kesalahannya tapi dia malah dihukum dipukul bukan dimaafkan, bila hal seperti ini terjadi maka dia tidak akan percaya dengan kita ataupun siapapun sehingga dia berbohong. Jujur itu mengakui kesalahan, kalau dia sudah mengakui kesalahan kemudian kita pukul atau kita hukum berat maka dengan ini ia akan menjadi tidak percaya lagi kepada kita “aku sudah jujur malah di hukum, malah di pukul, dan sebagainya” akhirnya dia menjadi berbohong.
Jadi yang perlu kita lakukan untuk anak-anak yang sudah berbohong adalah hadirkan diri kita dihadapan mereka dengan konsep kita percaya kepada mereka, dmereka kita lindungi, dulu mereka pernah berbuat salah sekarang kita maafkan dalam bentuk tarbiyah tentunya, maka dia akan jujur. Sebab kalimat-kalimat jujur, anjuran-anjuran jujur tapi dikehidupan sehari-hari tidak ada penghargaan atas kejujuran yang mereka lakukan maka dia akan berbohong meskipun penyebab lainnya nanti adalah sudah terbiasa berbohong..
Adapun untuk anak yang sudah sering berbohong sebelum masuk kepondok maka yang harus dilakukan adalah diedukasi, butuh diajarkan tentang bahaya berbohong, butuh di ingatkan tempat terakhir bagi orang yang suka berbohong, bacakan hadits tentang orang yang suka berbohong
“Hendaklah kamu semua bersikap jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga. Seseorang yang selalu jujur dan mencari kejujuran akan ditulis oleh Allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah sifat bohong, karena kebohongan membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa ke neraka.Orang yang selalu berbohong dan mencari-cari kebohongan akan ditulis oleh Allah sebagai pembohong” (HR. Muslim).
Ini cara untuk mengatasi anak yang sudah terbiasa berbohong yaitu dengan diedukasi seperti yang diatas, tapi untuk yang berbohong di pondok karna dia tidak percaya kepada kita maka mereka butuh hadirnya seorang guru, butuh hadir seorang teman, butuh hadir seorang tokoh yang bisa memahami perasaannya, yang bisa memahami kesalahan, yang bisa memaklumi dirinya. Yang perlu kita ingat dalam konsep tarbiyah mereka pernah berbuat salah salah dan kita selaku guru harus membimbing dan mengarahkan mereka., Baarakallahufiikum