Explore Articles

“Menghadapi Rekan yang Cuek Meski Sering Diingatkan – Apa Solusi Terbaiknya?

143. Bagaimana cara menghadapi orang yang cuek, baik masalah anak ataupun pondok,  padahal kita sudah sering mengingatkannya dan ketika kita butuh dia tapi dia malah menjauh ust? Jawaban: Bagaimana menghadapi orang cuek, Baik cuek terhadap anak-anak maupun lingkungan. Ini pertanyaan bagus. Rekan-rekan sekalian, di setiap komunitas atau lembaga jelas ada pimpinannya. Di sekolah ada pimpinan, […]

“Sudah Ikut Training, Kok Masih Sama Saja? Apa Solusinya?

141. Bagaimana cara menumbuhkan kesadaran guru padahal mereka sudah ikut training mengenai ke pengasuhan, apa solusi untuk menyadarkan mereka ustadz? Jawaban: Training itu bagus. Seseorang sudah dapat ilmu, tapi kenapa belum bertindak? Di sinilah pentingnya peran dari  seorang pemimpin/leader. Tugas leader yang pertama adalah : Mengecek ilmu yang sudah diperoleh. Setelah ikut training, tanyakan apa […]

Efektifkah Seorang Pengasuh Membagi Energi: Pondok vs Dakwah Luar?

140. apakah efektif seorang pengasuh selain sibuk di pondok dia juga sibuk berkelana untuk dakwah  dan apa solusi terbaik untk ini ust? Jawaban: Efektifkah Pengasuh Sibuk di Luar Pesantren? Menurut saya, Tidak. Seorang pengasuh harus betul-betul memaksimalkan waktunya di dalam pesantren. Ia harus tahu kondisi lapangan dengan mata kepala sendiri, menyaksikan langsung problem yang ada.,Kalau […]

Ketika Wali Asuh Belum Tuntas dengan Dirinya: Beban atau Tantangan bagi Pesantren?

139. Bagaimana cara menangani wali asuh yang belum selesai dengan dirinya, terutama kepekaan yang kurang artinya harus disuruh dulu baru bergerak ustadz?? Jawaban: Salah satu penyebabnya adalah karena mereka belum tahu apa yang harus dilakukan. Akar masalah biasanya ada sejak masa sekolah dulu. Saya pernah berdiskusi dengan beberapa teman yang sering berkunjung ke luar negeri, […]

Ketika Kepercayaan Guru Retak: Mungkinkah Dibangun Kembali?”

138. Bagaimana cara mengembalikan kepercayaan guru lain kepada kita yang sudah terlanjur rusak ust? Jawaban:  Bagaimana cara mengembalikan kepercayaan guru lain yang sudah terlanjur rusak?Ada dua cara. Pertama, pergi dari tempat itu. Lupakan masa lalu dan mulai hidup baru di lingkungan yang berbeda dengan perbuatan baik. Tunjukkan rajin, disiplin, memberi solusi, menjadi teladan, intinya lakukan […]

Sering Emosian Ketika Melihat Santri Salah, Begini Solusinya

137.  Bagaimana cara mengelola emosi agar tetap stabil ustadz? Jawaban: Bagaimana mengelola emosi agar stabil?Sebenarnya ada materinya, yaitu bijak mengelola emosi. Emosi adalah ungkapan perasaan pribadi, bisa positif—gembira, bahagia, senang—atau negatif—sedih, marah, jengkel, dan sebagainya. Yang biasanya ditanyakan adalah bagaimana mengelola emosi negatif. Kalau emosi positif tentu tidak masalah. Nah, emosi itu lahir dari kebiasaan. […]

Apa Iya Pimpinan Tidak Bisa Membersamai Bawahan Dalam Kegiatan Kecil??

136. Adakah batasan/sikap yang perlu diperhatikan antara pemimpin dengan bawahan ustadz ? Jawaban: Kalau kita belajar dari siroh Nabawiyah, dari kisah kepemimpinan Islam, maka sebenarnya tidak ada batasan dalam pergaulan, karena pergaulannya terhormat.Bawahan bisa bermain dengan atasan, pimpinan bisa makan bareng staf, bahkan bisa turun langsung mengerjakan pekerjaan kecil di lapangan bersama bawahan. Hadirnya seorang […]

Dulu WaliSantri Sangat Percaya Dengan Pondok Tapi Sekarang Telah Hilang, Terus Bagaimana Cara Mengembalikannya Lagi??

135. Bagaimana cara mengembalikan kepercayaan wali santri yang sebelumnya sudah percaya ke kita kemudian tidak lagi? Jawaban: Solusinya Mudah yaitu tampakkan kerja nyata. Dulu mereka percaya karena melihat kita bekerja dengan baik, terbuka, dan memberi kabar yang jelas, mungkin ada satu hal yang membuat kepercayaan itu hilang, maka tutupi kekurangan itu dan lengkapi kembali yang […]

Bingung Bagaimana Cara Agar Dicintai Oleh Mudir Dan Santri, Ini Tips-Nya

134. Bagaimana cara menjadi musyrif yang dicintai oleh mudir dan santri? Jawaban: Pertanyaan yang bagus. Prinsipnya sederhana: pertama, tahu tugas utama. kedua, kerjakan tugas utama ketiga, bisa membantu orang lain. Contohnya, kalau saya Musyrif Tahfiz, maka saya harus tahu jadwal masuk, jam berapa, dan kelas mana saja yang saya ajari. Itu dulu yang harus dijalankan. […]

Kafa Institute Adalah mitra terpercaya dalam membangun SDM yang berkualitas dengan nilai-nilai Islami, profesional, dan berdaya guna baik secara pribadi maupun organisasi

Chat WhatsApp
Chat