Berbicara tentang Tarbiyah, Pendidikan, dan Sekolah harus ada unsur-unsur yang terlibah dalam proses pembelajaran, diantaranya adalah
1). Anak yang sekolah
2). Orang tua yang membiayai dan mendukung sekolah
3). Guru yang mengajarkan anak tersebut.
Nah 3 hal ini harus sepakat, anak sepakat untuk di didik, orang tua sepakat untuk membiayai urusan pendidikan dan guru siap untuk mendidik, satu tidak terpenuhi maka tidak akan jadi, guru tidak semangat mendidik maka tidak akan jadi, orang tua tidak mendukung pendidikan maka juga tidak akan jadi. Nah yang lebih lucu lagi anak ini tidak siap untuk di didik ,ya tidak akan jadi.
Saran saya kepada orang tua yang memiliki anak seperti ini yang dia tidak mau di pondok atau bahkan di pondok slalu melanggar lebih baik tunda sekolahnya dulu misalnya tahun ini ia tamat SD kemudian ia belum mau masuk pondok pesantren lebih baik dia jangan di paksakan terlebih dahulu tapi dia harus di edukasi terlebih dahulu. Maksud edukasi disini adalah dia diajak keliling pondok dan bisa jadi penyebab ia tidak suka ke pondok karna ada cerita buruk tentang pondok seperti di buli, di pukul atau jarang di jenguk dan sebagainya, nah inikan cerita buruk yang masuk ke dalam failnya dia, tapi memang lebih baik saran saya buat orang tua yang belum memasukkan anaknya ke pondok misalkan sekarang ia kelas 4 maka dikenalkan terlebih dahulu tentang pondok, datang ke pondok satu, datang ke pondok dua, lihat-lihat, kemudian tanyakana “kamu suka pondok yang mana.”
Jadi jika kita memaksa anak untuk tetap tinggal di pondok dan ia terus melanggar di pondok tersebut maka akan terjadi:
Nah saran saya duduk bersama dengan orang tua, pengurus pondok, dan anak tersebut kalau memang sudah terus di tanyakan, maka tanyaka ke anak tersebut “ sebenarnya kamu mau sekolah di mana sih?” kasih gambaran kalau kamu sekolah di sana akan begini kalau di situ akan begini.
Menurut saya untuk menjadi anak sholeh itu tidak harus full tinggal di pondok, bahkan anak kadang “maaf” di luar baik setelah masuk pondok rusak hal itu juga ada. Tidak semua anak yang di luar itu rusak walaupun memang hari ini kondisi diluar cukup parah ya, artinya pergaulan anak itu tidak ada yang mengontrol.
Nah kembali lagi kepada anak yang melanggar dengan tujuan agar di keluarkan dari pondok kalau memang begitu lebih baik di bicarakan kemudian dicarikan sekolah lain. Kenapa harus melanggar dulu agar di keluarkan? mending kalau sepeti itu cari sekolah lain, karna hal itu akan membuat dampak positip diantaranya, nama anak itu tetap baik. ia tidak suka di pondok mending cari pondok lain dari pada ia melanggar kemudian dia di keluarkan, Hal itu nantinya kan akan ada doa-doa buruk, tidak dapat doa baik dari guru dan dia juga akan mendoakan buruk kepada pondok atau guru-guru yang mengeluarkan dia dan lain sebagainya.
Ayo duduk bersama dengan bapak, ibu, guru dan dia, kemudian tanyakan kepada anak tersebut kamu mau jadi apa, cita-citamu mau ke mana, orang tua mendukung, guru ikut membimbing, anak belajar dengan suka dimana dia pilih. ini saran saya semoga bermanfaat baarakallahufik.