Jangan Kejar Kupu-Kupu, Tapi Tanamlah Bunga

Artikel kepengasuhan DEA #16. Jangan kejar kupu-kupu, tanamlah bunga maka kupu-kupu akan datang. Beberapa pekan yang lalu, kami menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan salah satu...

Santri Susah Dibangunkan, Kenapa?

Artikel kepengasuhan DEA #15. Santri Susah Dibangunkan, Kenapa? Training kepengasuhan Dormitory Educator Academy (DEA) sudah meluluskan 9 angkatan. Dalam sesi problem solving, persoalan tentang santri yang...

Belum Gatal Belum Santri, Benarkah?

Artikel kepengasuhan DEA #14. Kalau Belum Gatal Belum Disebut Santri. Benarkah demikian? Dalam sesi training Dormitory Educator Academy (DEA), saya sering bercerita tentang istilah ‘pondok’ atau...

Gampang Manual atau Matic?

Artikel kepengasuhan DEA #13. Gampang Manual atau Matic? Beberapa bulan lalu, kami berkunjung ke salah satu pesantren di Jawa Tengah. Seperti biasa, kita berdiskusi seputar...

Bullying, Mengapa Bisa Terjadi?

Artikel kepengasuhan DEA #11. Bullying, Mengapa Bisa Terjadi? Bullying atau dalam bahasa Indonesia disebut perundungan, penindasan, pengucilan selalu menjadi pembahasan dalam 10-15 tahun terakhir. Sebelum itu,...

Berani Mengakui Kesalahan

Artikel kepengasuhan DEA #10. Berani Mengakui Kesalahan. Sebagai guru/pengasuh, tidak selamanya dalam posisi yang benar. Adakalanya kita melakukan kesalahan atau salah dalam memutuskan. Mengakui kesalahan di hadapan...