Artikel kepengasuhan DEA #9. Memilih Pesantren Untuk Anak. Setiap masa pendaftaran santri baru, ada saja kawan yang bertanya kepada saya, pesantren/sekolah mana sebaiknya anak mereka melanjutkan belajar. Harapannya beraneka ragam. Ada yang ingin ke sekolah yang fokus tahfizh. Ada yang ingin...
Artikel kepengasuhan DEA #22. Pesantren bersih tanpa cleaning service, mungkinkah? Sore itu kami kedatangan tamu rombongan guru-guru sebuah pesantren dari Jawa Tengah. Mereka sengaja datang ke Jawa Barat untuk melihat langsung pesantren yang kami kelola waktu itu. Setelah beberapa saat beramah tamah,...
Artikel kepengasuhan DEA #11. Bullying, Mengapa Bisa Terjadi? Bullying atau dalam bahasa Indonesia disebut perundungan, penindasan, pengucilan selalu menjadi pembahasan dalam 10-15 tahun terakhir. Sebelum itu, kata bully belum populer walaupun secara praktik sudah ada. Orang tua yang hendak mendaftarkankan anaknya ke...
Artikel kepengasuhan DEA #10. Berani Mengakui Kesalahan. Sebagai guru/pengasuh, tidak selamanya dalam posisi yang benar. Adakalanya kita melakukan kesalahan atau salah dalam memutuskan. Mengakui kesalahan di hadapan santri/murid tidak akan menurunkan wibawa seorang guru. Ada sebuah video pendek mengisahkan tentang seorang murid yang...
Artikel kepengasuhan DEA #7. Pelanggaran Berawal Dari Tidak Hadirnya Guru. Pada sesi diskusi training DEA akademi, kami sering mendapatkan pertanyaan tentang pelanggaran santri di pondok pesantren atau ma’had. Ada kasus perkelahian antara kakak kelas dan adik kelas. Ditemukan santri merokok pada...
Artikel kepengasuhan DEA #16. Jangan kejar kupu-kupu, tanamlah bunga maka kupu-kupu akan datang. Beberapa pekan yang lalu, kami menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan salah satu sahabat DEA Angkatan 1 yang mengasuh sebuah pesantren dekat Samudra Hindia. Setelah bertanya kabar, saya meminta...
Artikel kepengasuhan DEA #1. Mengatur dan Mengasuh. Ada sebuah pertanyaan “Bagaimana mengasuh santri yang sudah duduk di kelas senior seperti niha’i (kelas akhir) dan mudabbir (organisasi santri pondok semacam OSIS) agar tetap taat dengan aturan pesantren?” Untuk menjawab pertanyaan di atas,...
Artikel kepengasuhan DEA #5. Guru Disiplin VS Guru Kejam. Pendidik yang memerintahkan murid untuk disiplin dan dia bertindak disiplin maka itulah pendidik teladan. Sedangkan pendidik yang menyuruh murid disiplin namun dirinya sendiri tidak disiplin maka itulah pendidik yang kejam. Dalam sebuah sesi...
Artikel kepengasuhan DEA #8. Hidup Di Bawah Naungan Bel. Judul di atas mungkin tidak asing di kalangan teman-teman yang pernah menjadi santri. Jaros, atau bisa kita sebut bel. Ada bel bangun tidur,jam makan, berangkat sekolah, bahkan bel 3 tahap menuju adzan...
Artikel kepengasuhan DEA #4. Mendidik Seperti Menerbangkan Layang-Layang. Tarik kencang agar terbang tinggi. Ulur benang agar tidak putus. Kita, baik sebagai guru atau sebagai orangtua, yang memiliki tugas mendidik generasi-generasi yang akan datang ibarat menerbangkan layang-layang. Artinya jika kita terus tarik ketat,...

STAY CONNECTED WITH US

549FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

ARTIKEL TERBARU